Kamis, 19 Maret 2015

Pendidikan di Indonesia Ditinjau dari Segi Psikologi

        Kualitas pendidikan di Indonesia jika dilihat dari segi psikologi masih sangat rendah. Banyak penyebab yang menjadikan pendidikan di Indonesia itu dipandang belum memadai. Salah satunya adalah anak-anak dijadikan sebagai "robot". Mengapa demikian? Karena tidak sedikit pengajar yang mengajar dengan asal-asalan dan kurang jelas memberi materi, kasarnya seperti mereka mengajar untuk dirinya sendiri. Hanya mereka yang mengerti tetapi muridnya tidak mengerti apa-apa. Tidak sedikit juga jumlah pengajar yang memberi tugas secara berlebihan dan berat. Dampak dari tugas yang berlebihan yaitu anak akan menjadi bodoh. Mereka akan merasa kelelahan sehingga malas untuk memulai belajar. 
        Penyebab rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia bukan hanya dibidang pendidikan formal saja. Tetapi pendidikan tentang etika dan sopan santunnya juga sangat kurang. Banyak anak-anak yang sudah tidak mementingkan tentang etika dan sopan santun. Contohnya seperti kasus anak-anak SD, SMP, ataupun SMA yang berani sekali bermesraan didepan umum layaknya suami istri yang sah, anak-anak yang berani membully temannya bahkan berani main tangan, anak-anak yang sering kali mengeluarkan "kebun binatang" dari mulutnya, anak-anak yang berani melawan guru atau orang yang lebih tua dari dirinya, dan masih banyak lagi contoh kasus tentang etika dan sopan santun. Itu semua datangnya dari pengaruh tayangan-tayangan di televisi yang sudah tidak mendidik.
        Selain tayangan di televisi, handphone dan internet juga mempengaruhi gaya hidup anak-anak sekolah masa kini. Dari situlah para orang tua banyak yang mengeluh karena ketidakmampuan untuk mengikuti perkembangan zaman, sehingga susah untuk memantau anak-anak saat menggunakan internet. Dari situlah anak-anak berani membohongi orang tua yang tidak berdaya. Sehingga timbulah penyimpangan kepribadian yang merugikan diri mereka sendiri.Bagi orang tua yang mengikuti perkembangan zaman, sangat sedih dan prihatin melihat generasi bangsa ini. 
        Solusi yang bisa memperbaiki kualitas pendidikan di Indonesia salah satunya diubah cara mengajar yang asal-asalan, di sekolah-sekolah diberi bimbingan tentang etika dan sopan santun, membatasi pemakaian elektronik yang berlebihan, dan perlunya perhatian lingkungan keluarga terutama dari kedua orang tuanya.
        
          

Tidak ada komentar:

Posting Komentar