Jumat, 24 April 2015

Menggali Potensi Dalam Diri

 Potensi Diri
Hasil gambar untuk potensi diri dalam bidang musik
Setiap individu memiliki potensi diri dan tentu berbeda setiap apa yang dimiliki antara satu orang dengan lainnya. Potensi diri adalah kemampuan dan kekuatan yang dimiliki oleh seseorang baik fisik maupun mental yang dimiliki seseorang dan mempunyai kemungkinan untuk dikembangkan bila dilatih dan ditunjang dengan sarana yang baik, sedangkan diri adalah seperangkat proses atau ciri-ciri proses fisik, perilaku dan psikologis yang dimiliki. Alangkah baiknya jika itu ditemukan akan menjadi harta karun yang berharga bagi kita dan berdampak baik dalam kesuksesan kehidupan kita. 

Ada beberapa cara untuk kita mengetahui potensi yang ada dalam diri kita, yaitu :
  • Bermimpilah
Mungkin di antara kita saat ini sudah banyak berhenti bahkan lupa bermimpi dewasa ini, serta hanya selalu melakukan sesuatu yang realistis. Hal ini membuat Anda benar-benar kehilangan apa yang benar-benar Anda minati. So, Bangkitkanlah kembali ‘mimpi-mimpi liar’ Anda dan lakukanlah sebebas mungkin. Kilas baliklah setiap wilayah dalam kehidupan Anda, tulis gagasan yang datang dari wilayah yang Anda minati.
  • Jelajahi Hasrat yang Ada Pada Diri Anda
Hasrat merupakan suatu perasaan. Maka mulai perhatikan subyek, aktivitas, bacaan, atau topik apa yang paling diminati. Buatlah daftar tentang apa yang Anda senangi, lalu jelajahilah hasrat terluas Anda.
  • Luaskan Cakrawala Visi Anda
Luaskan visi Anda jangan cepat merasa puas hanya meraih hal yang memang bisa Anda raih. Tantanglah diri Anda meraih sesuatu yang ada diluar kemampuan Anda. Bayangkan juga hadiah apa yang bisa Anda berikan pada orang terdekat Anda apabila sukses melakukan sesuatu yang diluar kemampuan Anda. Lalu rencanakanlah, kemudian bergeraklah untuk mewujudkannya.
  • Temukan Sisi Kejeniusan Anda
Setiap manusia memiliki kekuatan dan bakat yang dianugrahkan oleh Tuhan secara luar biasa. Namun Anda sering melewatinya karena terlalu mudah dilakukan. Atasi kelemahan Anda, sehingga Anda dapat bergerak maju untuk berkompetisi. Hal ini akan berguna untuk Anda mengeluarkan sisi jenius Anda.
  • Latihlah Kepedulian Diri yang Ekstrem
Nikmatilah segala hal yang terjadi pada Anda setiap harinya. Mulai dari rutinitas, kejadian baik itu baik ataupun buruk, juga nikmati segala perjalanan yang dilakukan. Jadi mulailah untuk ikhlas dan tawakkal.

Nah itu dia cara mengetahui potensi yang ada di dalam diri kita. Berbicara tentang potensi, disini saya akan membicarakan tentang potensi yang saya miliki. 

Saya menyadari  bahwa saya memiliki potensi di bidang seni, lebih tepatnya seni musik. Sejak kecil, saya sangat menyukai bernyanyi. Saya mulai mengikuti kegiatan paduan suara, lomba-lomba nyanyi, dan sering mengikuti acara-acara musik lainnya. Saya sangat ingin menjadi seorang musisi terkenal yang serba bisa. Maka dari itu saya mulai melatih teknik vocal saya, ikut les musik, dan latihan setiap hari agar saya bisa menjadi seorang musisi hebat yang terkenal. Saya berharap potensi saya ini akan membawa kesuksesan besar yang saya tunggu-tunggu. 

Sumber :
https://persegiempat.wordpress.com/2012/12/08/tips-bagaimana-cara-menggali-potensi-diri-anda/ 
http://www.iptek.info/2014/10/pengertian-potensi-diri-iq-eq-aq-dan-sq.html
 




Kamis, 16 April 2015

Bakat dan Kreativitas

Bakat

Bakat didefinisikan sebagai kemampuan alamiah atau bawaan untuk memperoleh pengetahuan atau keterampilan yang relative bisa bersifat umum (misalnya bakat intelektual umum) atau khusus (bakat akademis khusus). Bakat khusus disebut juga talent. Bakat memungkinkan seseorang untuk mencapai prestasi dalam bidang tertentu, akan tetapi diperlukan latihan, pengetahuan, pengalaman dan dorongan atau motivasi agar bakat itu dapat terwujud.

Jenis-jenis bakat antara lain sebagai berikut:
  1. Bakat umum, merupakan kemampuan yang berupa potensi dasar yang  bersifat umum, artinya setiap orang memiliki.
  2. Bakat khusus, merupakan kemampuan yang berupa potensi khusus, artinya tidak semua orang memiliki misalnya bakat seni, musik, pemimpin, penceramah, olahraga.
Selain itu bakat khusus yang lain, yaitu :
  1. Bakat Verbal, merupakan bakat tentang konsep – konsep yang diungkapkan dalam bentuk kata – kata. 
  2. Bakat Numerikal, merupakan bakat tentang konsep – konsep dalam bentuk angka.
  3. Bakat Skolastik, merupakan kombinasi kata – kata (logika) dan angka – angka. Kemampuan dalam penalaran, mengurutkan, berpikir dalam pola sebab-akibat, menciptakan hipotesis, mencari keteraturan konseptual atau pola numerik, pandangan hidupnya umumnya bersifat rasional. Ini merupakan kecerdasan para ilmuwan, akuntan, dan pemprogram komputer.(Newton, Einstein, dsb.)
  4. Bakat Abstrak, merupakan bakat yang bukan kata maupun angka tetapi berbentuk pola, rancangan, diagram, ukuran – ukuran, bentuk – bentuk dan posisi-posisinya.
  5. Bakat mekanik, merupakan bakat tentang prinsip – prinsip umum IPA, tata kerja mesin, perkakas dan alat – alat lainnya.
  6. Bakat Relasi Ruang (spasial), merupakan bakat untuk mengamati, menceritakan pola dua dimensi atau berfikir dalam 3 dimensi. Mempunyai kepekaan yang tajam terhadap detail visual dan dapat menggambarkan sesuatu dengan begitu hidup, melukis atau membuat sketsa ide secara jelas, serta dengan mudah menyesuaikan orientasi dalam ruang tiga dimensi. Ini merupakan kecerdasan para arsitek, fotografer, artis, pilot, dan insinyur mesin. (Thomas Edison,  Pablo Picasso, Ansel Adams, dsb.)
  7. Bakat kecepatan ketelitian klerikal, merupakan bakat tentang tugas tulis menulis, ramu-meramu untuk laboratorium, kantor dan lain – lainnya. 
  8. Bakat bahasa (linguistik), merupakan bakat tentang penalaran analistis bahasa (ahli sastra) misalnya untuk jurnalistik, stenografi, penyiaran, editing, hukum, pramuniaga dan lain – lainnya.
 
Kreativitas
Kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk menciptakan sesuatu yang baru, baik berupa gagasan maupun karya nyata, dalam bentuk ciri-ciri aptitude maupun non aptitude, dalam karya baru maupun kombinasi dengan hal-hal yang sudah ada, dan semuanya relatif berbeda dengan yang sudah ada sebelumnya.
 
Berdasarkan pendapat para ahli psikologi, (Danny and Davis, 1982) mengemukakan sejumlah aspek yang berbeda termasuk dalam kriteria kreativitas, yaitu :
  1. Sensitivity to problems, artinya kreativitas dilihat dari kepekaan terhadap masalah yang muncul.
  2. Originality, artinya pemecahan masalah dengan cara baru, bukan meniru pemecahan masalah yang lain.
  3. Ingenuity, artinya adanya kecerdikan dalam pemecahan masalah.
  4. Breadth, artinya ketepatan dalam pemecahan masalah.
  5. Recognity by peers, artinya ada pengakuan dari kelompok tentang penemuannya.
Kesimpulan 
Bakat adalah kemampuan alamiah atau bawaan untuk memperoleh pengetahuan atau keterampilan yang relative bisa bersifat umum (misalnya bakat intelektual umum) atau khusus (bakat akademis khusus). Sangat bagus jika sejak dini kita sudah mengetahui apa bakat kita. Karena dengan mengetahui bakat apa yang kita miliki, maka akan lebih mudah untuk kita melatihnya dan akan lebih cepat mencapai hasil yang maksimal. Sedangkan kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk menciptakan sesuatu yang baru, baik berupa gagasan maupun karya nyata, dalam bentuk ciri-ciri aptitude maupun non aptitude, dalam karya baru maupun kombinasi dengan hal-hal yang sudah ada, dan semuanya relatif berbeda dengan yang sudah ada sebelumnya. Jadi bakat dan kreativitas itu berbeda tetapi saling berhubungan. Seseorang yang memiliki bakat sudah pasti memiliki kreativitas. Contohnya seperti seseorang yang memiliki bakat dalam bidang kesenian khususnya kerajinan tangan maka ia akan mengembangkan bakatnya lebih kreatif lagi. 
 
Sumber : 
http://www.galeripustaka.com/2013/03/pengertian-kreativitas.html
http://www.pengertianahli.com/2013/11/pengertian-kreativitas-menurut-para-ahli.html#_
https://syamsularifins.wordpress.com/2012/12/04/macam-macam-bakat/
 
 
 
 

Anak-anak Indonesia yang Berbakat

 Desainer Muda Berbakat



Setiap orang diciptakan dengan bakat masing-masing yang dimilikinya sejak kecil. Ada yang berbakat dalam bidang musik, dalam bidang olahraga, dalam bidang kerajinan tangan, dan dalam bidang-bidang lainnya. Suatu hal yang sangat membanggakan jika seseorang dapat menampilkan bakatnya di hal layak ramai. 

Membicarakan tentang bakat, banyak anak-anak Indonesia yang memiliki bakat di berbagai bidang. Salah satunya adalah Dhira Ragasanmata. Desainer muda kelahiran 19 Juli 1997 ini pernah memamerkan desain outfitnya di Tokyo, Jepang. Sejak SD, Dhira sudah suka dengan mix & match pakaian. Bahkan, Dhira sudah pernah mencoba untuk   membuat fashion blog sendiri. Inspirasi cara berpakaiannya datang dari banyak hal. Mulai dari membaca majalah sampai melihat langsung di runway.
Kecintaannya terhadap dunia fashion, membuat mama siswi SMAI Al Izhar, Jakarta mengajaknya untuk mendesain pakaian. Mama Dhira memintanya untuk menjadi asisten desainer. Mamanya sering meminta pendapatnya untuk desain yang modern. Lewat fashion brand sang mama, Dhira bisa bekerjasama dengan brand Contempo untuk fashion show di Tokyo Fashion Week 2014 lalu. Sejumlah desainnya dipamerkan di catwalk Jepang

bukan hanya desain pakaian saja, pengagum Alexa Chung ini juga suka membuat aksesoris. Sampai-sampai Ia mendapatkan keuntungan darinya. Dhira mempunyai online shop khusus aksesoris, namanya Dear. Ia  membuat sendiri gelang, cincin, dan kalung tersebut.

Ada beberapa fakta yang menyenangkan tentang Dhira, yaitu :
  • Bersama 7 orang teman SMA-nya, Dhira membuat online magazine. Namanya Felice Magazines.
  • Diam-diam pemilik akun Twitter @dhiraziz meraih ranking pertama di kelasnya pada tahun ajaran lalu, lho.
  • Dhira bercita-cita punya clothing line sendiri dengan gaya yang lebih modern dan berkesan anak muda.
  • Suka meminta komentar soal sketsa desain bajunya ke teman-teman lewat socmed. 
Sumber : http://www.gadis.co.id/gaul/aksi.kamu/dhira.ragasanmata/001/011/89